Rabu, 09 November 2016


Cerita Cinta SMA

          Ana,Dita,dan Sindi adalah sahabat dekat.Mereka ber tiga selalu bersama-sama, saat itu mereka  duduk dibangku kelas tiga SMU. Suatu hari ada anak baru yang bernama kiki. kiki sosok laki-laki yang cerdas , aktif dan juga keren pastinya. Karena kiki anak baru dia harus menyesuiakan catatan-catatan yang telah di berikan oleh guru.  Dita salah satu gadis yang berprestasi di kelas meminjamkan buku akuntansinya kepada Kiki. Di sekolah sebelumnya Kiki masuk jurusan bahasa  dan kini Kiki harus menyesuaikan mata pelajaran IPS. Kiki meminta Dita untuk mengajarinya tentang pelajaran Akuntansi yang ia sendiri belum pernah mendapatkan mata pelajaran itu sebelumnya.
          Malam-malam kiki datang kerumah Dita untuk belajar bersama. Dengan senang hati Dita membantu Kiki untuk memahami pelajaran Akuntansi.  Sejak malam itu Kiki dan Dita mulai dekat. Kiki begitu perhatian sama Dita. Mereka pun sering belajar bersama.  Karena perhatian nya membuat Dita merasakan kanyamanan saat bersama dengan Kiki.
 Jam istirahat tiba,entah ada keperluan apa Kiki meminta Dita untuk menemuinya di taman sekolah.  Mungkin ia ingin menanyakan tentang pelajaran Akuntansi , bisik Dita dalam hati . sesampainya di taman tak disangka Kiki yang tengah berdiri dengan membawa bunga mawar merah tiba-tiba menyatakan perasaan cintanya dengan Dita. Kiki merengkuh tangan Dita dengan penuh kasih sayang . “ Dita sejujurnya aku menyukaimu saat kita berdua belajar bersama “ ungkap Kiki.
“ Maksud kamu ?? “ Jawab Dita yang masih belum mengerti kemauan Kiki. Hatinya mendesir , tubuhnya gemetar. Baru kali ini Dita di tembak oleh cowok di hadapan khalayak ramai. “ Aku ingin kamu menjadi pacarku , apa kamu mau jadi pacarku ? “ . Memang cara Kiki mengungkapkan perasaanya dengan Dita nggak seromantis seperti di FTV-FTV. Tapi karena keberanian Kiki itu lah yang menjadikan momen ini terasa begitu romantis. Karena Dita juga memiliki perasaan yang sama dengan Kiki akhirnya Dita menerima cinta Kiki. Dengan sorakan teman-teman yang begitu ramai cinta Kiki dan Dita bersatu.
          Awal pacaran semua berjalan dengan baik ,tapi lama kelamaan Kiki dan Dita sering berantem . Walaupun berantem tapi Dita berusaha untuk mempertahankan hubunganya dengan Kiki. Masalah terberat  yang dihadapi Dita adalah ketika sahabat-sahabatnya benci dengan Kiki dan kurang mendukung hubungannya dengan Kiki. Menurut mereka Kiki terlalu sombong dan selalu menyakiti Dita. Saat itu Dita dihadapkan antara dua pilihan antara Sahabat dan pacar.
Dita selalu mencoba mempertahankan hubungan nya dengan Kiki tapi karna keegoisan Kiki, Kiki memutusakan hubungannya dengan Dita, Tapi anehnya baru sepuluh menit Kiki memustuskan Dita Kiki langsung meminta balikan dengan Dita . Namun Dita menolak untuk menerima Kiki kembali karna Dita sudah terlanjur kecewa dengan Kiki yang tidak bisa menghargai perasaanya. Kiki masih berusaha untuk mendekati Dita agar Dita mau menjadi pacarnya lagi. Segala usaha ddilakukan oleh Kiki. Namun Dita msih tetap saja menolaknya.
Dalam hati Dita sebenarnya Dita masih sangat menyayangi Kiki tapi karna Dita sudah terlanjur kecewa dan Sahabat Dita tidak mendukung hubungan nya dengan Kiki
          Ketika satu sekolahan berwisata ke jogja,hari pertama mengunjungi Goa Pindul. Di Goa Pindul Kiki menolong Dita yang tidak bisa berenang untuk keluar dari Air. Dan malamnya saat Di Imogiri udaranya sangat dingin Kiki meminjamkan selimutnya yang berwarna putih untuk Dita. Dita merasa sangat senang Dita merasa Kiki masih peduli denganya. Dita bercerita dengan Sindi tentang Kiki yang masih peduli dengan Dita dan Dita merasa nyaman saat didekat Kiki. Tapi Sindi tidak merespon dengan baik Sindi malah bilang itu masih hal yang biasa. Dita langsung berkecil hati  Dita memutuskan untuk menjauh dengan kiki dan mengambil sikap cuek.
Setelah pulang dari jogja Dita yang masih sangat menyayangi Kiki memutuskan untuk dekat lagi dengan kiki tapi tidak dalam status pacar . Dita dekat dengan Kiki lagi tanpa sepengetahuan teman-temanya karna Dita tau teman-temanya pasti tidak akan setuju jika Dita dekat lagi dengan Kiki. Tapi hubungan sebagai TTM tidak berjalan lama entah kenapa tiba-tiba Dita dan Kiki menjadi musuh. Dita dan Kiki selalu ribut di kelas Dita dan Kiki seperti orang yang tidak pernah saling mencintai.
          Dita sangat ingin melupakan Kiki, Dita memutuskan untuk menerima cowok yang bernama Hendrik. Tapi sebenarnya Dita tidak pernah bisa melupakan Kiki, Dita masih sangat menyayangi Kiki Hendrik hanya menjadi pelampiasan Dita saja. Dita dan Kiki semakin hari semakin saling membenci Dita dan Kiki tidak pernah akur walaupun Cuma satu detik. Sindi dan Ana juga semakin membenci Kiki mereka semua sering konflik. Saat pelajaran Bahasa Indonesia Dita dan Kiki bertengkar sangat hebat hingga membuat Dita menangis. Ditemani Sindi Dita pergi meninggalkan kelas untuk menenangkan diri.
          Jam menunjukan pukul 23.15 tetapi Dita belum juga memejamkan mata entah apa yang sedang Dita fikirkan tapi tiba-tiba Dita teringat jaket Kiki yang masih disimpan olehnya. Keesokan harinya Dita mencoba menemui Kiki untuk mengatakan tentang jaketnya yang masih ada pada Dita. Kiki meminta Dita untuk menyimpan dan menjaga jaket tersebut, dan Dita berjanji untuk selalu menjaga jaket tersebut. Hanya jaket itu satu-satunya kenangan yang dimiliki ketika bersama dengan Kiki.
          Beberapa bulan kemudian hubungan Sindi dan Ana dengan Kiki mulai membaik mereka mulai menjadi teman. Tapi tidak dengan Dita, Kiki dan Dita belum bisa menjadi teman walaupun mereka sudah tidak konflik tapi Kiki dan Dita masih seperti orang yang baru kenal. Dita merasa iri dengan Ana dan Sindi yang bisa berteman dekat dengan Kiki dan melupakan semua masalah yang dulu pernah terjadi. Sedangkan Dita masih tetap seperti dulu yang tidak bisa lagi dekat dengan Kiki.
          Beberapa hari ini Dita melihat sikap aneh dari Sindi, Sindi yang mulai dekat dengan Kiki sikap nya menjadi aneh Sindi sering mencari Kiki. Dita merasa cemburu saat melihat Sindi dan Kiki ngobrol dan bercanda bareng.Ketika class meeting hari pertama agenda class meeting karaoke di depan Dita Kiki mengajak Sindi untuk duet bersama, setelah mendengar itu Dita langsung pergi meninggalkan ruangan. Saat pulang sekolah Ana, Sindi dan Dita tidak pulang mereka tetap disekolahan karna ingin melihat anak-anak latihan untuk Popda minggu depan. Ana,Sindi, dan Dita sedang karaokean disalah satu kelas tiba-tiba Kiki datang untuk latihan badminton. Karna latihan belum dimulai Kiki ikut bergabung untuk karaokean, lagi-lagi Sindi mengajak Kiki untuk duet.
           Dita memutuskan untuk keluar dari ruangan dan memilih duduk sendirian di depan kelas daripada harus melihat Sindi dan Kiki nyanyi bersama.Keesokan harinya Kiki belum juga berangkat sekolah dan Sindi menanyakan kepada Dita kenapa Kiki belum berangkat sekolah. Dita bingung harus menjawab apa, pertanyaan Sindi membuat hati Dita terluka.Dan  Kiki pun berangkat sekolah dan kita semua masuk di ruangan untuk mengerjakan soal. Karena sudah selesai mengerjakan soal Dita keluar dari ruangan.
          Dita duduk bersama Ana dan tiba-tiba Sindi datang lalu mengatakan dia merasa malu saat dikelas karna Kiki selalu memandanginya. Dita seketika ingin menangis tapi tidak mungkin Dita menangis di depan teman-temanya. Dita mencoba sabar dan ikhlas menerima semua ini, Dita masih ingin tetap mempertahankan persahabatanya. Tapi sebenarnya Dita merasa sangat kecewa dengan Sindi, dulu ketika Dita berpacaran dengan Kiki Sindi tidak mendukung sama sekali. Tapi saat Dita dan Kiki sudah tidak bersama lagi malah Sindi dekat sekali dengan Kiki. Walaupun Sindi dan Kiki tidak pacaran tapi Dita merasa khianati oleh sahabatnya sendiri. Dita berusaha ikhlas menerima dan Dita berjanji pada dirinya sendiri apapun yang terjadi Dita akan tetap mempertahankan persahabatanya.


Bersambung …

Tidak ada komentar:

Posting Komentar